Breaking News

Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Ketika menjalani ibadah puasa, daya tahan tubuh dapat menurun sampai-sampai Anda lebih rentan diserang virus dan bakteri. kita pun barangkali saja merasakan radang tenggorokan dampak infeksi bakteri. Lantas apa saja yang mesti dilakukan supaya puasa tetap fasih meski sedang radang tenggorokan? Simak di bawah ini sekian banyak  tips sehat menjalani puasa ketika radang tenggorokan menyerang.
Kapan radang tenggorokan mesti diperiksakan ke dokter

Kapan radang tenggorokan mesti diperiksakan ke dokter?

Pada dasarnya radang tenggorokan bukanlah jenis infeksi serius. Penyakit ini bakal sembuh dalam masa-masa kira-kira seminggu. Namun, dalam sejumlah kasus penyakit radang tenggorokan dapat menimbulkan komplikasi yang lumayan mengkhawatirkan. Apalagi andai Anda mengidap penyakit yang menyerang kekebalan tubuh contohnya HIV/AIDS atau kanker.

Anda pun usahakan langsung cek ke dokter bila radang tak sembuh walau sudah sejumlah minggu, demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, susah menelan atau bernapas, mengeces, atau suara kita hilang.

Tips menjalani puasa ketika radang tenggorokan

Tergantung pada situasi kesehatan masing-masing, Anda sebetulnya masih dapat menjalani puasa ketika radang tenggorokan. Namun, simaklah baik-baik petunjuk berikut ini supaya puasa tetap fasih dan penyakit radang tenggorokan dapat cepat sembuh.

1. Bernapas lewat hidung, tidak boleh lewat mulut

Selama kita berpuasa, tidak boleh bernapas lewat mulut. Bernapas lewat mulut akan menciptakan tenggorokan semakin kering dan terasa sakit. Namun bila Anda pun sedang pilek barangkali secara tak sadar kita bernapas lewat mulut sebab hidung tersumbat. Maka, pastikan Anda tidak jarang kali bernapas dari hidung.

2. Pakai masker dan kurangi bicara

Seperti halnya bernapas lewat mulut, tidak sedikit berbicara pun akan menciptakan tenggorokan semakin terasa kering. Ini lantaran saat berkata udara dan sekian banyak  partikel asing laksana debu bakal masuk ke tenggorokan lewat mulut.

Maka sebisa barangkali batasi berkata selama radang tenggorokan. Bagi menghindari udara, debu, kotoran, bakteri, atau partikel asing yang masuk ke mulut dan menciptakan tenggorokan kian iritasi, gunakan masker sepanjang hari.

3. Hindari udara atau ruangan yang kering

Ruangan atau cuaca yang kering akan menciptakan produksi liur dan lendir di tenggorokan berkurang. Akibatnya, peradangan dapat tambah parah. Jadi, hindari ruangan atau lokasi terbuka yang udaranya kering.

Jika mungkin, pasang pelembap udara (air humidifier) dan hindari gunakan kipas angin. Kalau Anda gunakan pendingin ruangan (AC), atur agar suhunya tak terlampau dingin dan anginnya tak menghembus terlampau kencang ke arah Anda.

4. Berkumur dengan air garam

Air garam terbukti dapat meminimalisir iritasi dan peradangan di tenggorokan. Maka, Anda dapat kumur dengan garam yang telah dilarutkan dalam segelas air hangat ketika sahur, buka puasa, dan sebelum tidur.

Saat berkumur dengan air garam, tidak boleh menelan airnya. Cukup kumur seraya menengadah selama sejumlah detik. Pastikan cairannya menyentuh tenggorokan, kemudian buang airnya. Kalau air garam rasanya terlampau kuat bikin Anda, campurkan dengan satu sendok teh madu.

5. Buka dan sahur dengan menu makanan yang gampang ditelan

Supaya iritasi tidak meningkat parah, pilih menu santap yang gampang ditelan laksana sup ayam. Hindari gorengan, kerupuk, atau makanan bersantan kental yang mungkin menciptakan tenggorokan jadi kian sakit. Pastikan Anda pun minum tidak sedikit air sesudah buka puasa hingga waktunya sahur.

6. Menghirup uap panas

Kalau tenggorokan terasa paling kering dan tak nyaman, jajaki hirup uap dari air panas. Didihkan air secukupnya dan tuang di mangkuk. Kemudian letakkan mangkuk di bawah wajah kita dan bernapaslah laksana biasa. Biarkan uapnya tercium lewat hidung.

Supaya uapnya tidak cepat hilang, Anda dapat menutupi kepala dan mangkuk dengan handuk atau kain. Ulangi teknik ini sejumlah kali sehari agar tenggorokan lebih nyaman.

7. Istirahat

Agar dapat tetap puasa ketika radang tenggorokan, istirahat dapat jadi kuncinya. Seorang berpengalaman penyakit dalam dr. Jeffrey Linder dari Boston, Amerika Serikat menuliskan bahwa supaya tubuh dapat bekerja melawan infeksi, Anda mesti lumayan beristirahat. Pastikan kita tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam sehari. Di samping itu, usahakan hindari dulu kerja lembur atau begadang.

Tidak ada komentar