Breaking News

5 Alasan Perlunya Beli Baju Lebaran di Awal Bulan Ramadhan

Apakah mau beli baju Lebaran tepat ketika bulan Ramadhan hampir usai ataukah di awal-awal, keduanya bersifat opsional. Saat ini, sudah banyak yang muai belanja dan pinjam uang online, padahal bulan Ramadhan baru bergulir. Bagi mereka yang beli di awal Ramadhan sama seperti sedia payung sebelum hujan. Inilah alasannya kenapa mereka beli di saat itu.

1. Pilihan Baju Lebaran Masih Amat Beragam

Ketika bulan Ramadhan baru bergulir, banyak perusahaan yang sudah menyiapkan amunisinya. Berbagai produk dengan kualitas terbaik berlomba-lomba menghuni pasar. Entah itu pasar online maupun pasar konvensional. Apalagi di pasar online selalu diramaikan oleh reseller ataupun distributor yang juga ikut berlomba menarget konsumen.

Akibatnya, persaingan harga terjadi. Kita bandingkan saja dengan harga beras pada waktu musim panen. Bukankah harganya menurun karena antara jumlah permintaan dan jumlah produk tidak seimbang? Ketika jumlah penawaran lebih banyak, maka nilai harganya murah. Di situlah untungnya beli baju Lebaran di awal bulan Ramadhan. 

2. Banyak yang Masih Merantau dan Fokus pada Pekerjaan

Momen mudik Lebaran biasanya terjadi pada waktu akhir bulan Ramadhan. Ketika bulan Ramadhan mulai bergulir, masih banyak yang berada di perantauan dan fokus pada pekerjaannya. Khusus untuk pasar yang berada di pinggir kota ataupun ranah pedesaan, jelas ini momen bagus untuk mulai berbelanja.

Soalnya target perusahaan itu tidak hanya menyuplai konsumen yang ada di kota. Namun mereka juga sangat loyal untuk rajin menyuplai distributor karena sudah hampir pasti dapat imbal-balik. Ketika banyak yang berada di kota, secara otomatis jumlah barang jadi lebih banyak dari jumlah peminatnya. 

3. Ketika Beli Jelang Lebaran, Maka Harus Berkantong Tebal

Jelang Lebaran itu banyak yang mudik. Mereka yang mudik itu rata-rata membawa banyak uang dan siap beli apa saja. Dari situlah produsen menarget konsumen utamanya dan mendapat banyak untung. Ketika Anda pinjaman uang tanpa jaminan dan beli pada saat itu, maka harus saingan dengan mereka yang mudik. Sedangkan harga bajunya naik semua. 

4. Sudah Ada Diskon

Khusus untuk pembeli online, diskon untuk setiap pembelian baju Lebaran sudah ada sejak awal bulan Ramadhan. Bahkan jauh-jauh hari sebelum bulan Ramadhan tiba. Setiap pasar online tentu memiliki promosi dan diskon yang berbeda-beda. Seperti halnya dengan tempat untuk meminjam uang secara online.

Misalnya di Tunaiku itu kan ada referral program khusus untuk para nasabahnya. Ketika makin banyak nasabah baru yang diajak lewat program itu, makin banyak diskon yang bakal didapatkan. Sedangkan di fintech lain belum tentu ada. Kira-kira seperti itu pula kondisi pasar sebagai tempat jual-belinya baju Lebaran. Bedanya, diskon untuk baju Lebaran itu temporer. 

5. Perasaan Lebih Lega dan Nyaman

Perkara perasaan itu bersifat individu. Secara psikologis, ketika merasa diburu-buru, maka reaksi perasaan Anda akan dipenuhi oleh kecemasan. Bukankah begitu? Daripada belinya di waktu yang mepet, kan lebih baik sedia payung sebelum hujan. Siapa tahu ketika beli jelang Lebaran itu model yang diinginkan sudah habis. Padahal Lebaran tinggal beberapa hari lagi.

Dengan adanya fasilitas pinjam uang online, pembeli mana pun jadi lebih mudah mengantisipasi mahalnya harga baju Lebaran saat bulan Ramadhan hampir usai. Kadang-kadang hal semacam ini tak terhindarkan. Terutama untuk Anda yang bekerja secara profesional di sebuah perusahaan. Keinginan pribadi memang lebih baik dijauhkan dulu.

Tidak ada komentar